Dalam dunia usaha, terdapat dua istilah yang perlu diketahui yaitu Intrapreneur dan Enterpreneur.
Intrapreneur berarti kegiatan usaha ada di dalam perusahaan atau organisasi, menghasilkan ide baru atau devisi baru.
Enterpreneur berarti kegiatan usaha ada di luar perusahaan atau organisasi melihat plain (masalah) dan menghasilkan produk inovasi.
Intrapreneur dan Enterpreneur bertujuan sama, yaitu melihat dan menemukan suatu peluang.
Ada banyak perusahaan baru yang dapat dijadikan sebagai contoh dalam berwirausaha. Beberapa perusahaan ini menggunakan aplikasi online yang sedang naik daun saat ini. Perusahaan-perusahaan ini meskipun masih baru, namun sudah sangat dikenal. Perusahaan seperti ini disebut perusahaan startup.
Perusahaan Startup adalah prusahaan yang baru berkembang dan memanfaatkan teknologi untuk kelangsungan perusahaan.
Contohnya : Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Grab, Go Jek, dll.
Berikut beberapa faktor yang membuat perusahaan startup berkembang :
· Timing : 40 %
· Team : 32 %
· Idea : 28%
· Busnis : 13%
· Funding : 1 %
Menurut Simon Sinek, terdapat pola tertentu yang dapat membuat suatu perusahaan menjadi lebih dikenal dan berkesan. Pola tersebut disebut Golden Circle.
Pola ini berisi 3 point yaitu How, What, dan Why. Namun, Simon Sinek lebih menyarankan untuk mengutamakan menggunakan point Why. Menurutnya, pimpinan perusahaan atau organisasi harus mengetahui kenapa mereka membuat suatu produk, kenapa publik harus peduli, dan kenapa publik harus membeli dan mengonsumsi produk tersebut.
Perusahaan ada yang berupa Creative economic dan Convention economic. Creative economic lebih megutamakan ide yang dihasilkan dari SDM-nya. Sedangkan, Convention economic mengutamakan Funding (Uang/bergantung pada modal).
Untuk mendukung dan menemukan ide-ide kreatif, diperlukan suatu zona kreatif (Creative Zone).
Creative zone ( zona kreatif) adalah suatu wilayah yang di gunakan untuk memicu kreatifitas RPK (ex : Taman mangga).
Ø 5 hal yang harus di perhatikan dalam launching perusahaan startup :
· Product needs
· Customer Feed back
· Resources (Sumber daya)
· Ecosystem
· Berdampak pada masyarakat
Baiq Ayuning Rosdianti
15.01.051.011
Intrapreneur berarti kegiatan usaha ada di dalam perusahaan atau organisasi, menghasilkan ide baru atau devisi baru.
Enterpreneur berarti kegiatan usaha ada di luar perusahaan atau organisasi melihat plain (masalah) dan menghasilkan produk inovasi.
Intrapreneur dan Enterpreneur bertujuan sama, yaitu melihat dan menemukan suatu peluang.
Ada banyak perusahaan baru yang dapat dijadikan sebagai contoh dalam berwirausaha. Beberapa perusahaan ini menggunakan aplikasi online yang sedang naik daun saat ini. Perusahaan-perusahaan ini meskipun masih baru, namun sudah sangat dikenal. Perusahaan seperti ini disebut perusahaan startup.
Perusahaan Startup adalah prusahaan yang baru berkembang dan memanfaatkan teknologi untuk kelangsungan perusahaan.
Contohnya : Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Grab, Go Jek, dll.
Berikut beberapa faktor yang membuat perusahaan startup berkembang :
· Timing : 40 %
· Team : 32 %
· Idea : 28%
· Busnis : 13%
· Funding : 1 %
Menurut Simon Sinek, terdapat pola tertentu yang dapat membuat suatu perusahaan menjadi lebih dikenal dan berkesan. Pola tersebut disebut Golden Circle.
Pola ini berisi 3 point yaitu How, What, dan Why. Namun, Simon Sinek lebih menyarankan untuk mengutamakan menggunakan point Why. Menurutnya, pimpinan perusahaan atau organisasi harus mengetahui kenapa mereka membuat suatu produk, kenapa publik harus peduli, dan kenapa publik harus membeli dan mengonsumsi produk tersebut.
Perusahaan ada yang berupa Creative economic dan Convention economic. Creative economic lebih megutamakan ide yang dihasilkan dari SDM-nya. Sedangkan, Convention economic mengutamakan Funding (Uang/bergantung pada modal).
Untuk mendukung dan menemukan ide-ide kreatif, diperlukan suatu zona kreatif (Creative Zone).
Creative zone ( zona kreatif) adalah suatu wilayah yang di gunakan untuk memicu kreatifitas RPK (ex : Taman mangga).
Ø 5 hal yang harus di perhatikan dalam launching perusahaan startup :
· Product needs
· Customer Feed back
· Resources (Sumber daya)
· Ecosystem
· Berdampak pada masyarakat
Baiq Ayuning Rosdianti
15.01.051.011
Komentar
Posting Komentar